Kandang Godzilla, itulah sebutan lain untuk destinasi wisata Tebing Koja di Tangerang. Usut punya usut, alasan dibalik julukan tersebut karena di sana ada ada sebongkah batu  tebing yang bentuknya mirip dengan godzilla yang ada di film Hollywood. Tak hanya itu, kondisi alamnya pun seperti habitat dinosaurus di zaman purba yang ada di banyak film dokumenter arkeologi. Fotogenik!

Photo by: Instagram @rahmancosta92_
Pengunjung sedang naik sampan di sungai antara tebing.

Selain pesona tebing-tebingnya yang eksotis, di lahan selua dua hektar ini terhampar paduan kolam yang hijau pekat karena lumut dan bentangan pesawahan yang warnanya hijau bila memang baru ditanam atau kekuningan menjelang musim panen tiba.

alopun gitu, kalo TNGers mau dapet foto yang lebih keren, disarankan untuk berkunjung saat matahari terbit atau terbenam. Dengan paduan cahaya jingga matahari, hasil foto kamu akan berasa lagi di film-film keren cetakan hollywood, deh pokoknya.

Photo by: travellingyuk.com
Hasil hunting foto saat matahari terbit berpadu dengan bulir-bulir embun di padi.

Oh ya, TNGers mungkin masih ada yang belum tau, sebenarnya tempat wisata rasa hollywood ini gak terbentuk secara alami, loh. Alias hasil buatan yang gak disengaja. Mulanya, area wisata ini adalah lahan penggalian pasir yang dimiliki swasta, Syarifudin. Namun, setelah tidak bisa dieksploitasi lagi, operasi penggalian pasir pun terhenti. Kemudian, anak-anak Syarifudin memanfaatkannya untuk bercocok tanam kecil-kecilan. Tak jarang areal ini pun digunakan anak-anak kampung untuk bermain.

Photo by: Instagram @naana1704
fotonya berasa lagi berpetualang di zaman purba, ya.

Lokasi lahan tersebut terletak di kampung Koja, desa Cikuya, kecamatan Solear, kabupaten Tangerang dan mulai viral setelah salah satu warga kampung mengupload foto tempat ini di akun Facebook pribadinya. Sejak itulah, orang-orang pun mulai berdatangan berkunjung, bahkan ada juga yang dari luar daerah.

Baca Juga: Wisata Baru, Kampung 3D di Pamulang Barat

Untuk mengontrol kunjungan orang banyak sekaligus memelihara keasrian lahan seluas dua hektar ini, pihak pemilik areal ini pun menarik biaya tiket masuk kepada setiap pengunjung sebesar Rp 3.000 dan tarif parkir dengan harga yang sama. Murah meriah banget ini mah! Bayar gak nyampe Rp 10.000 dapet petualangan baru, hasil foto pasti keren pake banget. Ah, sungguh menyegarkan!

There are no comments yet.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).