Kalau membicarakan tentang lenong sih biasanya pasti TNGers langsung keinget sama Lenong Bocah. Eits… tapi kali ini ada lenong lain yang harus kamu ketahui karena lenong ini berasal dari Tangerang. Lenong ini dinamakan Lenong Tunah. Lenong Tunah merupakan kesenian asal Pekayon, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Dalam sejarahnya, Lenong Tunah sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda lho TNGers. Kesenian ini kemudian dikembangkan oleh pasangan suami istri, Hj. Tunah dan Jampang, pada tahun 1951. Setelah pasangan suami istri itu wafat, kesenian Lenong Tunah pun kemudian dilanjutkan oleh anaknya, Supriyati bersama sang suami, Ayub hingga kini.

Dalam pementasan Lenong Tunah ini biasanya akan diiringi dengan irama gamelan, suling, perkusi dan gendang. Jumlah personil yang biasanya tampil dalam pertunjukkan Lenong Tunah ini mencapai 45 orang untuk sekali pentas. Pada dasarnya Lenong Tunah ini tidak jauh berbeda dengan Lenong Betawi. Biasanya yang dilakoni dalam Lenong Tunah ini adalah cerita rakyat Si Ayub dari Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Dimana dalam kisahnya, sosok Ayub menggambarkan sosok pemuda Tangerang yang berani melawan tirani dengan membela rakyat tertindas dari kompeni Belanda.

Meski namanya tidak setenar lenong bocah, namun kesenian lenong tunah hingga kini masih tetap eksis mewarnai keragaman seni dan budaya di Tangerang khususnya Kabupaten Tangerang. Oleh karena itu, yuk TNGers sama-sama cintai kesenian Lenong Tunah dan jangan lupa juga untuk melestarikannya ya!

Twitter: @AboutTNG
Instagram: @AboutTNG
LINE: @AboutTNG
Website: www.abouttng.com
Email: abouttng@gmail.com

There are no comments yet.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).