Kerajinan Topi Bambu telah menjadi khas kebudayaan Tangerang yang tepatnya berada di Kabupaten Tangerang sejak era tahun 1800 sampai awal tahun1900. Dijaman Hindia Belanda produk Topi Bambu ini sangat populer sampai ke Eropa dan Amerika (umumnya di Amerika Latin), bahkan konon pemasarannya pernah merajai Negara Prancis.

Di Indonesia sendiri, Topi Bambu ini juga banyak digunakan oleh Tentara KNIL atau Koninlijke Netherlands Indie Leger (prajurit Hindia Belanda yang bertugas di Indonesia pada jaman revolusi), bahkan hingga kini yang umumnya digunakan oleh kelompok Pramuka di tanah air.

Dahulu dijaman revolusi, sentra pembuatan Topi Bambu di Kabupaten Tangerang terdapat di: Desa Cikupa, Desa Tenjo, Desa Balaraja, Desa Tigaraksa, dan beberapa desa lainnya. Hasil produksi Topi Bambu dari beberapa desa tersebut, lalu dikumpulkan oleh para tengkulak kemudian diserahkan ke pabrik topi yang berada di Tangerang, untuk lebih disempurnakan lagi sebelum diekspor. Sayangnya home industri di Tangerang ini pernah berhenti akibat kerusuhan anti warga Tionghoa yang diprovokasi oleh NICA (Netherlands Indies Civil Administration atau Pemerintahan Sipil Hindia Belanda yang berkedudukan di Indonesia). Akhirnya kerajinan Topi Bambu ini pun menghilang hingga beberapa dasawarsa lamanya.

UntitlfffedSaat ini tinggal sedikit tempat penjualan kerajinan topi bambu yang tersisa. Salah satunya terdapat di sebuah galeri di bilangan Cikupa, Tangerang, yang dikelola Komunitas Topi Bambu Tangerang, yang digawangi oleh Agus Hasanudin. Komunitas ini membuka peluang pemasaran topi bambu melalui situs internet.

Wadah komunitas topi bambu ini sebagai fasilitator untuk warga secara online dan tempat silaturahim warga Kabupaten Tangerang demi memperkenalkan baik kuliner, wisata, handycraf dan potensi UKM untuk memberikan informasi dan peluang usaha mikro yang berada di Tangerang Raya dan menjadi sebuah kebanggan untuk kita semua TNGers.

T: @AboutTNG
I: AboutTNG
W: www.abouttng.com
E: abouttng@gmail.com

Comments (2)

  • kangagush

    Wow….kerajinan tangerang merupakan karya anak bangsa yang harus di lestarikan

  • Sagita

    Dear Bpk Agus Hasanudin.

    Perkelankan saya Sagita mahasiswa Universitas Indraprasta di Ps Minggu.
    Tujuan dan maksud saya menghubungi bapak adalah karena saya ingin melakukan atau meneliti informasi mengenai Topi Bambu pada masyarakat Tangerang, saya ingin mengetahui sejarah maupun informasi mengenai topi bambu.
    Apakah boleh saya meminta informasi mengenai komunitas topi bambu ini? Alamat maupun nomor telp atau kontak yang bisa saya hubungi.
    Saya sangat berharap informasi dari bapak.
    Terimakasih atas perhatiannya.

    Salam,
    Sagita

Leave a reply to kangagush Cancel

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).